Selasa, 17 Maret 2015

Dari Bubuk Kayu dan Sekam, Jamur Tiram Bisa Diolah Jadi Nugget Hingga Bakso

Dari Bubuk Kayu dan Sekam, Jamur Tiram Bisa Diolah Jadi Nugget Hingga Bakso


Dari Bubuk Kayu dan Sekam, Jamur Tiram Bisa Diolah Jadi Nugget Hingga Bakso

Posted: 17 Mar 2015 02:32 AM PDT

Karawang -Budidaya jamur tiram bisa menjadi pilihan peluang usaha sebagai produk jamur mentah atau olahan. Bagi para pembudidaya, memasarkan jamur tiram putih tak perlu pusing.

Selain menjual jamur dalam bentuk mentah, dengan sedikit usaha, jamur tiram putih bisa 'disulap' jadi makanan yang lebih berkelas dan menggoyang lidah. Padahal jamur tiram putih berbahan baku bubuk kayu, ‎tepung jagung atau dedak, sekam dan kapur.

Mimah‎, seorang pembudidaya jamur di Desa Sukaluyu Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku bisa mengolah jamur tiram putih menjadi beberapa jenis panganan. Teksturnya yang kenyal memungkinkan untuk diolah menjadi berbagai produk pengganti daging.

"Bisa jadi jamur krispi, nugget, bakso, jamur bakar. Macam-macam kalau kita mau usaha sedikit," katanya sambil menjajakan produk-produk olahan jamur kepada detikFinance, di Sukaluyu, Karawang, Selasa (17/3/2015).

Untuk ‎urusan rasa, produk olahan ini tak kalah dengan daging. Misalnya untuk jamur krispi, rasanya sangat mirip dengan kulit ayam yang digoreng. Sementara itu, untuk bakso dan nugget, rasa dan teksturnya pun cukup mirip dengan daging ayam.

"Ini tanpa bahan tambahan yang aneh-aneh. Cuma ditambah telur, tepung terigu dan garam untuk perasa. Itu sudah bisa jadi nugget siap disantap," tuturnya.

Mimah bisa mengolah 3 kg nugget jamur yang dijual ke sekolah-sekolah dasar setiap hari. Ia mengaku bisa mengantongi pendapatan kotor hingga Rp 300.000/hari.‎‎

"Laris manis," tuturnya malu malu.

(dna/hen)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar