Rabu, 14 Mei 2014

Mampu Jadi Peluang Usaha

Mampu Jadi Peluang Usaha


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Mampu Jadi Peluang Usaha

Posted: 14 May 2014 04:39 PM PDT

Kamis, 15 Mei 2014

Mampu Jadi Peluang Usaha

Pelatihan Membuat Asap Cair Jadi Pengawet

SAMARINDA. Sesuai jadwal, pelatihan membuat asap cair menjadi bahan pengawet di Kelurahan Harapan Baru, Loa Janan Ilir, dilaksanakan Rabu (14/3) kemarin. Kegiatan yang dimotori Politeknik Pertanian ini ternyata sangat diminati. Buktinya, sekitar 50 warga menghadiri pelatihan yang dilaksanakan sejak pukul 08.30 Wita ini.
Dalam kesempatan ini, para penyelenggara menyediakan tungku asap cair sederhana sebagai bahan praktik. Sampah organik yang dimasukkan di dalam tungku, kemudian dibakar sehingga menghasilkan asap. Tungku yang tertutup rapat membuat asap tak dapat keluar dan berubah menjadi cair.
"Prosesnya hampir sama seperti penyulingan. Asap yang tertahan akan menjadi cairan yang mengandung beberapa zat," ujar Ahli Asap Cair Politeknik Pertanian, Atak Sumedi.
Tak rumit melakukan pekerjaan yang dikenal dengan istilah liquid smoke ini. Melalui beberapa pembahasan serta praktik, warga langsung paham. Bahan yang digunakan pun beraneka ragam, mulai dari kayu, sampah rumah tangga hingga sampah yang mengandung karbon.
"Apa saja bisa digunakan selagi menghasilkan asap. Yang paling baik bahannya adalah kulit bagian dalam kelapa," jelasnya.
Hasil dari penyulingan ini terbagi menjadi tiga grade. Hasil penyulingan awal atau grade ketiga yang warnanya sedikit kecokelatan, dapat digunakan sebagai pengawet kayu dari serangan rayap. Untuk mencapai grade kedua prosesnya harus melalui tahap diresdilitasi atau penyulingan ulang.
"Asap cair grade dua hanya bersifat pengawet makanan yang berbau. Kemudian grade pertama atau yang benar-benar jernih bisa digunakan untuk pengawet berbagai makanan dan tidak berbahaya," jelasnya.
Di beberapa daerah di Pulau Jawa, cairan ini sudah mulai diproduksi massal. Menurutnya harga asap cair kualitas grade satu per liter mencapai Rp 40 ribu. "Di sini belum diproduksi secara besar. Padahal ada perusahaan di Kukar yang berminat membeli cairan ini dalam jumlah besar," jelasnya.
Hal itu memacu keinginan warga setempat untuk mengembangkan produksi cairan pengawet ini. Bahkan Pemuda Peduli Lingkungan (Peduli) yang juga hadir dalam kesempatan itu, berencana akan kembali belajar ke Politeknik Pertanian untuk mendalami proses pembuatan.
"Kami diberi kesempatan belajar lagi dengan mereka. Mungkin dalam beberapa hari ke depan kami akan ke Politeknik Pertanian mengambil kesempatan ini," ujar Ketua Peduli, Darwin kepada Sapos.
Terpisah, Lurah Harapan Baru Bahrudin mengaku pelatihan di kantornya berjalan sukses. Hampir seluruh undangan hadir.
"Beberapa kelompok masyarakat yang kami undang hadir dalam pelatihan ini, termasuk seluruh ketua RT," ujar Bahrudin.
Banyaknya manfaat dari program ini, membuat ia berencana mengembangkan program asap cair di kawasannya. "Mungkin bisa kita letakkan di sekitar TPST dan dikelola para pemuda, jika nanti alatnya sudah ada. Untuk sementara kami masih berkoordinasi dengan mereka (Politeknik Pertanian, Red) untuk membuatkan alatnya," paparnya. (aya/upi)

  • Kamis, 15 Mei 2014
Hari Ini Sebelumnya
Uzi
Senin, 28 Oktober 2013 16:42:2

pak Pol.. alangkah lebih abik jika untuk pembelajaran bagi pelaku balap liar, motornya di hancurkan…

anonymous
Senin, 28 Oktober 2013 12:13:3

Tolong donk buat pemkot kita nie perhatiin soal parit^ juga kali ga mesti jalanan aj xg ditinggiin klo…

arnafani
Sabtu, 19 Oktober 2013 08:54:1

Sekedar usulan buat dishub kota samarinda. Untuk kendaraan yg mau masuk ke jl.otista melalui jemb.ar.hakim…

Didi
Jumat, 19 Juli 2013 02:41:57

Anak-anak alay yang ngebut naik motor habis tarawih dan membahayakan orang-orang yg kebanyakan baru…

kussadi
Selasa, 16 Juli 2013 09:00:15

tolong dong pak walikota berikan kami air bersih/pdam yang sudah beberapa bulan ini mati di perumahan…

Muriono
Selasa, 16 Juli 2013 00:31:56

Waspada bulan Ramadhan terhadap Pencurian kendaraan R2,Penjambretan sepulang dari Bank,kontrol Kunci…

badui ismail
Minggu, 14 Juli 2013 17:36:23

Kepada pemerhati hukum di samarinda,mau tanya apa boleh seorang pejabat yg sdh pernah dijatuhi hukuman…

yanasib
Sabtu, 13 Juli 2013 04:18:46

buat pemkot samarinda,tolong di tegur/di tindak tegas bagi pekerja alat berat yg berada di jalan padat…

ari
Senin, 8 Juli 2013 06:22:07

knp pemasangan air diGunung Lingai sampai dikenakan biaya sampai 3.500.000 ? pdhl intek air hanya sktr…

yudi
Jumat, 5 Juli 2013 10:56:28

bagi yang melihat plat no kendaraan KT 5866 DS , new jupiter mx putih tolong hub:082254195335 , karena…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar