Jumat, 29 Maret 2013

Pengembang Singapura Jajaki Pasar Properti di Jabodetabek

Pengembang Singapura Jajaki Pasar Properti di Jabodetabek


Pengembang Singapura Jajaki Pasar Properti di Jabodetabek

Posted: 27 Mar 2013 04:40 AM PDT

Good Week for ...

Laba bersih dua emiten komponen otomotif, yaitu PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) dan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), tumbuh di bawah 10% pada tahun lalu secara tahunan. Selamat Sempurna mencatat kenaikan laba bersih sebesar 9,9% menjadi Rp 233 miliar, sementara laba bersih Astra Otoparts tumbuh 4,67% menjadi Rp 1,05 triliun.

PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), emiten menara telekomunikasi, mendapat fasilitas pinjaman jangka panjang senilai US$ 258 juta serta US$ 25,8 juta dan Rp 250 miliar sebagai fasilitas revolving. DBS Bank Limited dan Standard Chartered Bank berperan sebagai mandated lead arranger dan book runners dari perjanjian pinjaman tersebut.

PT Jamsostek (Persero), badan usaha milik negara di sektor asuransi sosial, mengalokasikan dana pinjaman uang muka perumahan (PUMP) tahun  ini senilai Rp 200 miliar bagi 4.000 anggota Jamsostek. Dana PUMP merupakan dana untuk membantu tenaga kerja peserta program Jamsostek memiliki rumah melalui kredit pemilikan rumah perbankan. Tahun lalu, Jamsostek menyalurkan dana PUMP senilai Rp 836 miliar untuk membantu 89.276 pekerja memiliki hunian layak.

Segmen distribusi dan pabrikasi menjadi pendorong profitabilitas PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) pada 2012. Profitabilitas AKR  yang diukur dengan margin kotor, naik sebesar 23 basis poin menjadi 5,82%. Margin kotor segmen distribusi dan pabrikasi AKR masing-masing naik 23 basis poin dan 415 basis poin. Sementara margin kotor segmen lain, yaitu logistik dan pertambangan menurun.

Produksi batubara milik klien PT Pamapersada Nusantara, perusahaan kontraktor jasa pertambangan anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 12,6% menjadi 15,1 juta ton sepanjang Januari-Februari 2013 dibanding periode sama tahun lalu 13,4 juta ton. Pamapersada memproyeksikan produksi batubara tahun ini sama dengan realisasi produksi tahun lalu sebanyak 94,4 juta ton.

Bad Week for ...

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), emiten produsen barang  konsumsi harian, mencatat margin kotor sebesar 50,84%, turun 31 basis poin dibanding 2011 sebesar 51,15%. Turunnya margin kotor karena pertumbuhan beban pokok penjualan yang lebih tinggi daripada peningkatan penjualan. Beban pokok penjualan Unilever naik 17% pada 2012 menjadi Rp 13,41 triliun, sedangkan penjualan tumbuh 16,36% menjadi Rp 27,3 triliun.

Margin usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), emiten jalan tol, turun 313 basis poin menjadi 32,80% pada 2012 dari 35,93% yang tercatat pada 2011. Penurunan margin usaha itu didorong kenaikan beban konstruksi yang naik 123% menjadi Rp 3,31 triliun.

PT Bank Syariah Bukopin tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2012. Perolehan laba sepanjang tahun lalu akan digunakan untuk menunjang kegiatan bisnis perseroan. Keputusan tidak membagikan dividen membuat perseroan lebih leluasa dalam ekspansi usaha, karena rasio kecukupan modal (CAR) perseroan per Desember 2012 berada di level 12,75%.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar