Jumat, 31 Agustus 2012

Kawasan Muria Dibanjiri Produk Luar Daerah

Kawasan Muria Dibanjiri Produk Luar Daerah


Kawasan Muria Dibanjiri Produk Luar Daerah

Posted: 30 Aug 2012 07:46 PM PDT


KUDUS, suaramerdeka.com -
Kawasan wisata religi Sunan Muria sebenarnya merupakan pasar yang sangat prospektif untuk membuka peluang usaha, dengan membuat berbagai produk khas yang kemudian dipasarkannya. Namun sayangnya, hal ini belum banyak disadari oleh masyarakat sekitar, yang lebih banyak memilih menjadi tenaga penjual saja (pemasaran) atau paling banter menjadi tukang ojek bagi kebanyakan laki-lakinya.

Ini mengakibatkan, kawasan wisata religi ini diserbu berbagai produk dari luar Muria, bahkan luar Kudus. Seperti suvenir yang ada sekarang juga banyak yang di datangkan dari Blora, Jepara, dan Surabaya.

"Kebanyakan suvenir yang dijual memang dari luar daerah," ujar ketua Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria (YM2SM), H Abdul Manaf.

Pengamat sosial dari Lembaga Studi Sosial Budaya (LS2B) Sumur Tolak, Zamhuri, mengutarakan bahwa kawasan Muria dan kawasan wisata religi Sunan Kudus sebenarnya memiliki potensi pasar yang luar biasa besar dengan banyaknya peziarah yang datang.

"Sayangnya, ini belum dilirik oleh berbagai pihak untuk mengembangkan berbagai produk yang bisa ditawarkan kepada mereka. Memang butuh waktu untuk membuat usaha kreatif, namun tentu ke depan akan berdampak positif bagi terbukanya
peluang kerja bagi warga sekitar," ujarnya.

Untuk itu, pihak pemerintah perlu menangkap peluang ini dengan menggelar berbagai pelatihan usaha kreatif, dengan harapan bisa membuka ruang kerja yang lebih luas.

( Rosidi / CN32 / JBSM )

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar